Laman

Senin, 27 Mei 2013

majalah dinding sekolah

Majalah Dinding di Sekolah

Majalah dinding merupakan majalah dalam bentuk sebuah papan yang ditempelkan di lokasi strategis di sekolah yang memang diperuntukkan untuk menampung dan mempublikasikan hasil karya para siswa dalam bentuk tulisan ataupun gambar.Tidak hanya itu,majalah dinding di sekolah juga merupakan media bagi anggota sekolah untuk bertukar informasi, ilmu pengetahuan, dan kreativitas lain misalnya gambar, karikatur atau puisi.
 Pembuatan dan pengelolaan majalah dinding sekolah harus dilakukan dengan sungguh-sungguh agar bayak peminat untuk membaca majalah dinding yang sudah diterbitkan. Siswa maupun guru yang mengelola majalah dinding dilatih untuk bertanggungjawab atas tugas-tugas majalah dinding yang akan diterbitkan tepat pada waktunya. Pengelolaan majalah dinding diperlukan membuat satu organisasi untuk pembagian tugas, dsb. karena dibutuhkan pembagian tugas yang adil agar tugas-tugas dapat terselesaikan dengan baik. Dalam pembuatan majalah dinding juga harus melalui beberapa tahap, seperti:
menentukan waktu terbit
tema dari majalah dinding yang akan diterbitkan
survei dan wawancara
mengumpulkan data yang ada
menghias majalah dinding agar tampak menarik
membuat ilustrasi
merencanakan untuk majalah dinding selanjutnya

Majalah dinding merupakan langkah awal yang paling sederhana untuk mengembangkan minat dan bakat siswa yang berkaitan dengan jurnalistik. majalah sekolah dapat dijadikan sebagai ajang educational brain/pendidikan otak, entertaiment/hiburan sekolah bagi para siswa, dan yang terpenting lagi adalah untuk menguji kreativitas siswa. Kreativitas dalam menemukan ide tulisan yang menggugah minat baca dan menyusunnya menjadi artikel yang menarik, kreativitas dalam menentukan tata letak isi majalah yang tidak membosankan, kreativitas mencari berita dari berbagai sumber, dan kreativitas untuk senantiasa membaca buku, koran, majalah yang memuat tulisan yang bermanfaat, lain dari pada yang lain dan up to date.Hal itu tentunya akan sangat melatih siswa untuk menjadi jurnalis handal di masa yang akan datang.
   Selain keahlian jurnalistik,majalah dinding juga melatih siswa bagaimana bersosialisasi dan bekerjasama dengan rekan kerja.Karena majalah dinding tidaklah mungkin dikerjakan seorang diri,di dalamnya pasti ada pengurus atau staf redaksi yang dalam hal ini akan berperan menjadi sebuah tim dengan pembagian tugas yang terordinir.Ada yang bertugas mencari berita, menyunting berita, mengatur tata letak, dan bagian promosi untuk memprovokasi murid-murid lain membaca majalah dinding tersebut.
   Jadi intinya majalah dinding bukan hanya semata-mata hiasan atau pajangan di tembok-tembok sekolah,namun dapat dimaknakan sebagai wadah untuk menyalurkan hobi,mengembangkan bakat dan berbagi ilmu maupun informasi dan berbagai manfaat positif lainya dapat kita peroleh dari hal kecil tersebut.